Rabu, 21 Februari 2018

Posted by Muhammad Nafarin on Februari 21, 2018 No comments
Garuda Luncurkan Toko Online

PT Garuda Indonesia (Persero) berencana mendongkrak pendapatan maskapai penerbangan plat merah ini melalui pengembangan bisnis ancillary revenue atau non-tiket. 

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury mengatakan salah satu upayanya adalah dengan peluncuran platform toko online GarudaShop. 

"Garuda Indonesia menargetkan pendapatan dari ancillary revenue tahun ini sebesar USD54 juta," ujar Pahala di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, pada Selasa (13/2/2018).

Direktur Marketing dan IT, Nina Sulistyowati menambahkan target tersebut lebih tinggi dari perolehan perusahaannya pada 2017 yang sebesar 38 juta dolar AS. 

Untuk mengejar target ancillary reveneu 54 juta dolar AS, Garuda Indonesia menargetkan kontribusi terbesar datang dari bisnis bagasi dan Garuda Mileage, yang masing-masing menyumbang 40 persen.

"Kadang-kadang ada yang sebelum berangkat over bagasi, kita pick up untuk memudahkan mereka," kata Nina.

Menurut Nina, untuk target kontribusi GarudaShop terhadap ancillary reveneu baru sebesar 1 juta dolar AS dalam setahun pertama. GarudaShop tidak menyertakan investasi Garuda Indonesia di dalam kerja sama maskapai ini dengan salah satu platform e-Commerce, yakni JD.ID tersebut. 

GarudaShop adalah pengembangan layanan kepada pelanggan/konsumen Garuda Indonesia untuk dapat membeli berbagai merchandise dan produk eksklusif Garuda Indonesia secara online. 

Sebelumnya, merchandise dan produk ekslusif Garuda Indonesia hanya dapat dibeli oleh penumpang ketika terbang (on board) dengan Garuda Indonesia. Untuk memasarkan secara online, Garuda Indonesia bekerjasama dengan JD.ID selama 2 tahun. 
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar